Perhiasan Perak Bali Banyak Diburu Turis AsingPerhiasan Perak Bali Banyak Diburu Turis Asing, selama delapan bulan dari periode Januari-Agustus 2015 Bali mampu mengekspor beraneka ragam perhiasan berbahan baku perak senilai USD416.756,97, meningkat 189,89 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya hanya USD143.765,33.

"Dari segi volume pengiriman beraneka ragam perhiasan itu meningkat 323,89 persen," kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali Made Suastika di Denpasar, Minggu (18/10/2015). Berdasarkan laporan laman okezone.com

Aneka jenis perhiasan berbahan baku perak tersebut mampu memberikan kontribusi sebesar 0,13 persen dari total ekspor Bali yang mencapai USD314,07 juta.

Made Suastika menambahkan, perhiasan berbahan baku perak itu mampu menembus pasaran Hong Kong yang mencapai 21,37 persen, menyusul Australia 19,56 persen, Singapura 19,55 persen, Amerika Serikat 8,69 persen, Jepang 6,06 persen dan Spanyol 1,63 persen.

Selain itu juga menembus pasaran Belanda 6,97 persen, Thailand 8,04 persen, Jerman 2,61 persen dan Perancis 0,45 persen serta 5,06 persen sisanya menembus beberapa negara lainnya.

Made Parsua, seorang perajin sekaligus pengusaha kerajinan perak bertempat di Celuk, Kabupaten Gianyar menambahkan, pihaknya menciptakan beraneka ragam asesoris untuk pasaran ekspor maupun wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali.

Perhiasan berbahan baku perak dikombinasikan dengan emas serta kulit diproduksi menjadi berbagai bentuk gelang, kalung maupun jenis aksesoris lain berupa bunga cempaka, burung, kupu-kupu yang disesuaikan selera anak muda dengan harga terjangkau.

Perajin dan usaha kecil harus berusaha keras dalam menghadapi persaingan yang ketat dengan bermunculan toko-toko seni yang menjajakan aneka barang kerajinan "oleh-oleh khas Bali" yang tersebar di beberapa lokasi di Bali.

Made Persua menjelaskan, pihaknya juga menerima pesanan dari pedagang yang menjual kembali perhiasan perak di sejumlah pasar seni di daerah ini termasuk di kawasan wisata Sukawati, di samping dari rekan bisnisnya di luar negeri.

Perhiasan perak yang biasa dipakai wisatawan asing ketika berlibur di Bali, juga banyak diminati wisatawan lokal untuk dibawa pulang, di samping sebagai oleh-oleh kepada teman-temannya, juga sebagai cinderamata yang menandakan bersangkutan pernah ke Bali, ujarnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Tanggapan Anda selalu dihargai, tapi jangan :
1.) SP4M!
2.) H4TERS!
3.) PROMO!
4.) OUT TOPIC
5.) NOT P0RN0GRAPHY!
Disini tidak ada Link atau Url Aktif / Hidup! apabila tidak sesuai akan dianggap sampah dan dimasukkan ke filter spаm. Jadi mohon kerja samanya.