Jaga Kesehatan : Waspada Virus Corona


Jaga Kesehatan : Waspada Virus Corona

waspada virus



SARS corona virus Virus corona kembali menjadi perhatian dunia setelah seorang pria di Prancis terinfeksi virus ini lalu meninggal. Setelah sebelumnya mewabah di Timur Tengah dan kini sampai ke Eropa, mungkinkah virus baru ini sampai ke Indonesia?

Virus dengan nama lengkap novel coronavirus (nCoV) merupakan keluarga coronavirus, yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga SARS atau Severe Acute Respiratory Syndrome, serta berbagai penyakit pada hewan.

Meski belum ada laporan kasus di Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah melakukan beberapa langkah pencegahan. Apalagi warga negara Indonesia banyak bepergian ke wilayah Timur Tengah, salah satunya untuk menunaikan ibadah Haji.

"Gejalanya susah dibedakan dari flu lain, seperti batuk-batuk, bersin, demam tinggi," lanjut dokter yang pernah menjadi tim dokter petugas haji.

Orang-orang dengan kekebalan tubuh rendah adalah yang paling rentan terinfeksi virus mematikan ini, seperti orang yang sedang sakit, lansia, anak kecil, orang yang sedang kelelahan, dalam perjalanan dan makan tidak teratur.

"Untuk pencegahannya, gunakan masker dan sering-sering cuci tangan karena virus tersebut banyak tersebar di lendir, batuk, dahak, tangan atau pegangan pintu," saran Dr Ari

Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan bahwa virus jenis baru, virus corona, telah menjadi ancaman bagi seluruh dunia. Tapi masyarakat tak perlu resah karena belum ada laporan virus tersebut masuk Indonesia.

Menurut WHO, virus ini telah menginfeksi 44 orang di seluruh dunia pada pekan lalu dan 23 diantaranya meninggal dunia, yang sebagian besar berasal dari negara-negara Timur Tengah. Yang terbaru, seorang pria 65 tahun di Prancis baru-baru ini meninggal akibat infeksi virus corona setelah sebelumnya bepergian ke Dubai, seperti dilansir CNN.

Kementerian Kesehatan beberapa waktu hari lalu juga menyatakan bahwa belum ditemukan kasus virus corona di Indonesia dan Asia. Namun, Indonesia terus memantau perkembangannya dan tetap melakukan upaya pencegahan.

"Sebagai kewaspadaan terhadap kemungkinan masuknya penyakit ini ke Indonesia maka kami telah membuat surat edaran ke Dinas Kesehatan dan KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) seluruh Indonesia," tulis Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, Prof Tjandra Yoga Aditama dalam emailnya kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Meski demikian, Dr Ari menghimbau agar orang-orang yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri agar tetap waspada, terutama untuk tujuan Timur Tengah dan Eropa.

"Untuk yang di Indonesia tidak perlu risau, tapi orang-orang yang melakukan perjalanan harus waspada, terutama yang ke negara-negara terinfeksi seperti Timur Tengah dan Eropa," pesan Dr Ari.

Sumber : health.detik.com