Susunan Tanah dan Jenisnya


Susunan Tanah dan Jenisnya

Susunan Tanah dan Jenisnya


Susunan Lapisan Tanah
Pedosfer adalah lapisan paling atas dari permukaan bumi tempat berlangsungnya proses pembentukan tanah. Secara sederhana pedosfer diartikan sebagai lapisan tanah yang menempati bagian paling atas dari litosfer. Tanah (soil) adalah suatu wujud alam yang terbentuk dari campuran hasil pelapukan batuan (anorganik), organik, air, dan udara yang menempati bagian paling atas dari litosfer. Ilmu yang mempelajari tanah disebut pedologi, sedangkan ilmu yang secara khusus mempelajari mengenai proses pembentukan tanah disebut pedogenesa.

Menurut susunannya, lapisan tanah terdiri atas lapisan tanah atas, lapisan tanah bawah, dan bahan induk tanah. Tanah lapisan paling atas umumnya sangat subur. Hal ini karena lapisan tanah atas bercampur dengan humus.Tanah yang kaya dengan humus berwarna lebih hitam dibandingkan jenis tanah yang lain. Sementara itu, tanah lapisan bawah kurang subur dan mempunyai warna lebih terang. Tanah lapisan bawah mengandung sedikit humus.

Menurut butiran-butiran penyusunnya, tanah terdiri atas batu, kerikil, pasir, lumpur, tanah liat, serta debu. Batu kerikil merupakan penyusun tanah yang terbesar ukurannya. Butiran pasir berukuran lebih kecil daripada kerikil. Butiran lumpur lebih kecil daripada pasir dan bercampur dengan air. Butiran tanah liat lebih kecil daripada butiran lumpur. Butiran tanah yang paling kecil adalah debu. Butiran debu ini sangat halus dan ringan sehingga mudah diterbangkan angin. Penyusun tanah sangat erat kaitannya dengan daya peresapan air. Tanah yang mengandung banyak debu atau butiran-butiran tanah liat sukar dilalui air. Sebaliknya, tanah yang mengandung banyak pasir mudah dilalui air.

Secara umumnya, susunan tanah (dengan bahan induk mineral) terdiri atas 50% bahan padata (45% berupa bahan mineral dan 5% berupa bahan organik), 25% air berupa udara. Sementara itu, pada tanah organik, seperti gambut, bahan padatan pada tanah tersebut terdiri atas 5% bahan organik dan 45% bahan mineral. Bahan organik dalam tanah ini terdiri atas 10% mikroorganisme, 10% akar, dan sisanya humat. Walaupun jumlah tidak banyak, fungsinya sangat penting.

Susunan tanah dan juga struktur tanah yang berongga-rongga menjadi tempat bagi akar untuk bernafas dan tumbuh. Selain itu, tanah pun menjadi habitat bermacam-macam mikroorganisme. Tanah juga dijadikan sebagai tempat hidup bagi sebagian hewan darat.

Tekstur susunan tanah bermacam-macam dan bisa dikelompokan menjadi:

1. tekstur tanah kasar misalnya pasir, pasir berlempung.

2. tekstur agak kasar misalnya lempung berpasir dan lempung berpasir

3. sedangkan , antara lain lempung berpasir sangat hhalus, lempung berdebu dan debu.

4. tekstur ahalus misalnya, tanah liat berpasir, tanah liat berdebu

Tekstur tanah ini juga dipengaruhi oleh kandungan air yang terdapat dalam tanah. jika diuraikan proses pembentukan susunan tanah dimulai dari bebtuan yang mengalami pelapukan baik pelapukan secara fisik maupun secara kimiawi

Susunan-susunan Tanah ada sepuluh seperti dibawah ini

1. Tanah terdiri dari lapisan-lapisan atas, lapisan bawah, lapisan bawah induk dan lapisan induk.

2. Lapisan atas warnanya lebih tua, dan lapisan gembur dari pada lapisan bawah.

3. Tanah berasal dari lapukan batu yang terkikir dari gunung-gunung batu.

4. Pelapukan terjadi karena panas matahari , air, bahan-bahan kimia dan tumbuh-tumbuhan, batu yang telah lapuk terkikis oleh air dan angin.

5. Kerikil, pasir, dan debu yang terjadi dari pengikisan itu mengendap di tempat menjadi batuan endapan.

6. lumut disebut tumbuhan perintis, karena lumut salah satu tumbuhan yang dapat hidub di batu.

7. Di dalam tanah banyak hidup hewan dan tumbuhan yang sangat bergunah bagi kesuburan tanah.

8. Tanah yang gundul mudah terkikis oleh air dan angin.

9. Pegunungan hutan di pegunungan dapat menyebabkan tanah keritis dan menimbulkan bahaya banjir.

10. karena tumbuhan selalu mengambil zat-zat dari dalam tanah, maka yang di perlukan makin lama makin berkurang, untuk menjaga kesuburan tanah pertanian perlu pemupukan

Selain susunan-susunan tanah, fungsi tanah juga di perlukan. Berikut fungsi-fungsinya


1. Tanah berfungsi untuk produksi biomassa, yaitu tempat tumbuh dan berkembang perakaran, sumber harta serta zat pendukung pertumbuhan.

2. Tanah berfungsi untuk penyaringan, penyanggah dan pengubahan antara atmosfer, air tanah serta akar tanaman

3. Tanah berfungsi sebagai habitat biologi konservasi genetik.

4. Tanah berfungsi sebagai ruang insfrastruktur untuk teknik, industri, sosial ekonomi, dan pembangunan.

5. Tanah berfungsi sebagai daya energi, material dasar, pertambangan dan air.

6. Tanah berfungsi sebagai sumber keindahan dan warisan budaya

Susunan- susnan tanah berdasarkan jenis-jenis tanah
  • Tanah humas. tanah humas adalah lapisan tanah yang paling subur karena kemampuan menyerap airnya sangat tinggi dan gembur sehingga dapat dimanfaatkan untuk pertanian tanah humas ini berasal dari pelapukan sisa-sisa hewan dan tumbuhan yang membusuk.
  • Tanah liat. tanah liat ini biasanya dimanfaatkan untuk kerajinan tembikar, pembuatan pot bunga, kendi dan lain sebagainya karena butiran-butiran tanah liat saling melekat satusamalain, tipe tanah pada tanah liat ini adalah butiran-butiran tanahnya halus, susah menyerap airdan tidak dapat di tanami oleh tumbuhan
  • Tanah gambut. tanah gambut terdapat didaerah berawan-awan dan berasal dari pelapukan sisa tumbuhan,tidak cocok dimanfaatkan sebagai lahan pertanian karena kandungan garamnya sangat tinggi.
  • Tanah berpasir. tanah berpasir ini cirinya butiran pasirnya sangat banyak, mudah menyerap air namun sangat sulit ditumbuhi oleh tumbuh-tumbuhan. biasanya tanah berpasir dimanfaatkan sebagai campuran semen dalam pemasangan batu bata.
  • Tanah aluvial. jenis tanah aluvial terdapat di sepanjang aliran sungai jenis tanah ini berasal dari material halus yang di endapkan di sungai.
  • Tanah vulkanik atau Tanh regosol. tanah vulkanik ini biasa ditemukan di daerah pegunungan kberapi yang meletus . tanah vulkanik ini sangat mudah menyerap air dan banyak mengandung hara sehingga sangat baik jika di manfaatkan sebagai lahan pertanian.
  • Tanah latosol. jenis tanah ini biasanya terdapat pada daerah beriklim basah yang curah hujannya lebih dari300mm/tahun dan berada di dataran tinggi yang berkisar antara 300-1.000 meter. bahan utama pembentukan tanah jenis ini berasal dari bebatuan gunung berapi yang mengalami peroses pelapukan.
  • Tanah grumusol. Bahan pembentukan tanah grumusol adalah batu lempung dan batu kapur.

Susunan-susunan Tanah-Mineral Tanah

Susunan-susunan tanah mineral terdiri dari tiga komponen, yakni pasir(sand), debu(silf), dan lempung(clay).Ketiga susunan-susunan tanah mineral tersebut dibagi berdasarkan ukuran yang berbeda-beda.

1. Partikel pasir memiliki ukuran sekitar 200 mikrometer hingga 2.000 mikro meter.

2. Partekel debu memiliki ukuran sekitar 2 mikrometer sampai kurang dari mikrometer.

3. Partikel lempung memiliki ukuran kurang dari 2 mikrometer.

semakin halus ukuran partikel tanah tersebut, maka luas permukaan partikel per satuan bobot semakin besar.

Untuk itu alam harus kita jaga agar tidak terjadi kerusakan alam dan akibatnya dirasakan oleh manusia dan makh;luk lainya dibumi ini. Pelestarian alam bisa kita lakukan dari diri sendiri.

Demikian penjelasan mengenai susunan-susunan-tanah dan fungsi-fungsinyauntuk pelestarian tanah. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.


Promosikan bisnis Anda

Tinggalkan sebuah komentar "Susunan Tanah dan Jenisnya"

Rules !

* No Spam!
* No Promo
* No Haters
* No Pornography